Taman Eden 100

Taman Eden 100 Sedot Wisatawan Asing
Senin, 30 Januari 2012
LUMBAN JULU- Sopo Toba Eden Lestari dengan biaya Rp350 juta yang berlokasi di Taman Eden 100 Desa Sionggang Utara Kecamatan Lumban Julu Kabupaten Toba Samosir diresmikan oleh Bupati Tobasa Pandapotan K Simanjuntak dan Dirut PT TPL SC Paruthi, kemarin. Bangunan sopo berukuran 20 meter x 30 meter yang dominan dari kayu alam itu dirancang sebagai tempat balai pertemuan, diskusi, pagelaran seni dan pameran seni bagi para pengunjung.
Taman Eden 100 yang dikelola oleh keluarga Leas Sirait ini adalah ikon daerah Tobasa, bahkan nasional, sebagai contoh pelestarian lingkungan hidup dan alam, karena di alam seluas 40 hektare itu seluruh jenis pohon dan tumbuh-tumbuhan masih terdapat dan terjaga di dalamnya.
“Taman Eden 100 merupakan salah satu wujud pelestarian lingkungan hidup yang dipadukan dengan pengembangan pariwisata. Taman Eden ini telah mampu menyedot wisatawan mancanegara ke Tobasa, karena pengelolaan hutan dan menjaga kelestarian alamnya,” ujar Bupati Pandapotan usai melakukan pengguntingan pita peresmian Sopo Toba Eden Lestari.
Kasmin merasa bangga atas aktivitas yang dilakukan pengelola Taman Eden 100, karena lokasi taman Eden 100 menjadi salah satu objek wisata di daerah itu.
Kasmin juga berharap perusahaan-perusahaan yang berada di daerah Tobasa dan pihak-pihak lain agar memperhatikan dan membantu mengembangkan penunjang fasilitas-fasilitas kepariwisataan, khususnya para pedagang-pedagang agar tidak membuat harga seenaknya kepada pengunjung.
Dirut PT TPL SC Paruthi pada kesempatan itu mengatakan, Taman Eden 100 bukan hanya kebanggaan daerah Sumatera Utara, tapi juga kebanggaan Indonesia dan dunia.
“Sudah banyak orang yang datang dan pergi dari Taman Eden ini. Dan setiap mereka yang datang menyempatkan diri untuk menanam pohon sebagai lambang cinta akan lingkungan hidup dan alam,” ujar SC Paruthi dengan bahasa Inggris.
Paruthi berharap ke depannya, dengan momen ini kiranya kerja sama antara PT TPL dengan masyarakat maupun pemerintah semakin terjalin dengan baik.
“Saya berjanji akan terlibat pada kegiatan-kegiatan yang menyangkut lingkungan di Tobasa ini,” sebut Paruthi.
Sementara Ketua DPRD Tobasa Sahat Panjaitan berharap Sopo Toba Eden digunakan sebagai tempat kepentingan untuk pelestarian lingkungan dan kepentingan sosial. Perawatan Sopo Toba Eden ini juga diminta kesediaan PT TPL untuk membantu.
Sahat juga mengimbau kepada perusahaan lain yang berdiri di wilayah Tobasa agar dapat berpartisipasi dalam pengembangan kepariwisataan. Karena perusahaan-perusahaan besar seperti PT Inalum, PLTA Asahan I, PLTA Asahan II, PLTA Asahan III, dan PT Aqua Farm berdiri di wilayah Toba Samosir. “Jadi alangkah baiknya dapat lebih memperhatikan daerah ini supaya lebih maju lagi,” ujarnya.
Sebagai ungkapan terima kasih dan menyambut para undangan yang datang ke lokasi itu, keluarga Leas Sirait selaku pengelola Taman Eden 100 menjamu makan dan menyuguhkan hiburan tor-tor kepada para undangan.
Peresmian Sopo Toba Eden Lestari juga dirangkai dengan pelepasan burung jalak oleh Bupati, Dirut PT TPL dan beberapa jajaran Pemkab Tobasa, serta penanaman pohon oleh Bupati dan Dirut PT TPL.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s